Membuat Aquascape Sederhana Di Rumah

Aquascape merupakan salah satu aksesoris yang sangat penting bagi Anda pecinta binatang air. Dengan aquascape maka Anda melihat ikan kesayangan Anda berenang kesana-kemari di antara batu dan tanaman seperti layaknya di habitat aslinya

Aquascape sendiri ragam serta ukurannya sengat beragam, mulai dari yang kecil hingga yang berukuran sangat besar. Cara paling mudah untuk memiliki aquascape ini tentu saja dengan menghubungi penjual ikan atau tukang aquarium terdekat. Namun apabila Anda ingi menghemat uang, maka Anda sebenarnya dapat membuatnya sendiri di rumah. Selain murah, Anda juga dapat mengatur tampilannya sesuai dengan keinginan. Nah, maka dari itu kali ini akan diulas tutorial cara membuat aquascape yang sederhana dan juga murah meriah.

Komponen Aquascape Sebelum kita mulai membuat dan mendekorasinya, mari kita kumpulkan terlebih dahulu berbagai komponen yang dibutuhkan. Dalam contoh kali ini, kita hanya akan menggunakan komponen-komponen dasar yang harus ada dalam sebuah aquascape, yakni:

  • Aquarium
  • Pasir
  • Pupuk dasar
  • Tanaman
  • Bebatuan
  • Filter
  • Diffuser Co2
  • Lampu

Cara Membuat Aquascape Sederhana

Apabila semua komponen di atas sudah terkumpul, sekarang kita bisa langsung memulai proses pembuatannya. Untuk langkah awal, silahkan bersihkan terlebih dahulu tabung aquarium yang akan digunakan. Selanjutnya silahkan ikuti langkah-langkah cara membuat aquascape berikut ini:

1. Dekorasi dasar

Langkah pertama yang harus Anda lakukan tentu saja mengatur bagian dasar dari aquascape tersebut. Silahkan taburkan pasir ke dalam dasarnya tersebut dengan ketebalan sekitar 2 hingga 3 cm. Anda dapat menggunakan jenis pasir apa saja sesuai selera, seperti pasir silica dan lainnya.

Usahakan untuk membuat pasirnya tersebut memiliki semacam pola lekukan menjorok di bagian tengah dan agak tinggi di sampingnya. Bagian lekukan tersebut nantinya akan diisi dengan pupuk sehingga pupuknya tersebut tidak akan tampak jika dilihat dari samping.

2. Beri pupuk

Setelah menata pasir di bagian dasarnya. Sekarang silahkan masukan pupuk di atas pasir tersebut. Masukan pupuk tersebut pada bagian cekungan pasir dengan ketebalan sekitar 2 hingga 3 cm dan jangan sampai terkena bagian ujung kacanya agar tidak terlihat dari luar.

Pupuk ini berfungsi sebagai pemberi nutrisi bagi tanaman yang akan kita gunakan nantinya sehingga pastikan Anda memilih pupuk dengan kualitas terbaik. Namun jika Anda menggunakan tanaman air yang menyerap nutrisi dari daun, maka Anda tidak perlu menggunakan pupuk ini untuk menghemat biaya.

3. Tutup kembali dengan pasir

Jika pupuknya sudah dimasukan, sekarang tutup kembali dengan pasir agar pupuknya tidak kelihatan. Di sini, Anda dapat mengatur pola pasir sesuai dengan keinginan, seperti membuat gundukan di ujung dan lainnya. Pasir ini akan menjadi permukaan dasar aquascape sehingga pastikan Anda mengaturnya sebaik mungkin agar tampak cantik.

4. Masukan bebatuan dan aksesoris

Langkah selanjutnya adalah memasukan bebatuan dan aksesoris mati lainnya batang kayu. Silahkan atur sebaik mungkin dan pastikan Anda sudah memiliki gambaran bagaimana bentuk aquascape tersebut nantinya agar Anda tidak perlu lagi memindahkan posisi pada langkah yang selanjutnya.

5. Masukan Tanaman

Sekarang saatnya kita memasuki tahapan bercocok tanam. Pertama-tama silahkan isi terlebih dahulu seperempat bagian aquarium dengan air. Pastikan Anda memasukan airnya secara perlahan dengan menggunakan bantuan saringan atau alat khusus agar kucuran airnya tidak merusak dekorasi pasir dan pupuk yang telah kita pasang selanjutnya.

Setelah itu, silahkan tanam satu persatu tumbuhan yang telah Anda siapkan. Selama proses penanaman ini, lakukan juga penyemprotan pada tanaman yang besar atau tanaman yang tidak terkena air agar daunnya tidak kering dan rusak.

6. Isi air

Setelah semua tanaman dipasang di tempatnya, sekarang silahkan isi kembali aquarium tersebut dengan air hingga penuh. Sama seperti sebelumnya, pastikan Anda memasukan airnya secara perlahan agar tidak merusak pasir ataupun tumbuhan yang sudah ditanam. Setelah air penuh, silahkan silahkan buang kembali sekitar 70% airnya lalu isi kembali hingga penuh. Langkah ini dilakukan untuk membuang berbagai macam zat berbahaya yang berasa dari pasir, batu, dan komponen di dalam akuarium lainnya.

Jika airnya tampak kusam atau keputihan, Anda tidak usah khawatir karena itu adalah proses yang normal. Dalam beberapa hari air tersebut akan menjadi jernih dengan sendirinya karena sudah banyak mikroorganisme yang membantu membersihkannya. Sampai tahap ini Anda jangan memasukan berbagai fauna terlebih dahulu. Pasalnya, kadar amonia dan nitrit pada air tersebut masih tinggi sehingga dapat membunuh ikan, udang, dan binatang air lainnya. Silahkan tunggu hingga sekitar 2 minggu sebelum memasukannya.

7. Masukan filter dan aksesori lainnya

Langkah yang terakhir, silahkan susun filter, diffuser Co2, dan juga lampu yang akan digunakan. Filter tersebut berfungsi untuk mensirkulasikan sekaligus menyaring air dari kotoran yang ada. Sedangkan Co2 dan lampu sangat penting untuk membantu proses fotosintesis dari tanaman. Untuk lampunya sendiri usahakan Anda hanya menyalakannya selama 8 hingga 9 jam perhari. Pasalnya, terlalu banyak pencahayaan akan membuat koloni alga tumbuh dengan cepat. Alga tersebut bisa membuat air menjadi keruh dan berpotensi mengganggu pertumbuhan tanaman lainnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.